Langsung ke konten utama

PET vs PP (Polypropylene): Panduan Perbandingan Lengkap

Panduan lengkap perbedaan material PET dan PP untuk membantu Anda memilih kemasan plastik terbaik untuk produk kosmetik, skincare, dan personal care.

Memahami Perbedaan PET dan PP (Polypropylene)

Dalam industri kemasan kosmetik dan personal care, PET (Polyethylene Terephthalate) dan PP (Polypropylene) merupakan dua material plastik yang paling sering digunakan, masing-masing dengan keunggulan spesifik. Pemilihan material yang tepat sangat berpengaruh terhadap tampilan, fungsi, dan daya tahan kemasan produk Anda.

PET dikenal dengan transparansi superior yang menyerupai kaca, menjadikannya pilihan utama untuk botol serum, toner, dan kemasan yang memerlukan visibilitas isi produk. Material ini memiliki sifat barrier yang sangat baik dan memberikan kesan premium pada produk.

PP menawarkan ketahanan panas yang jauh lebih tinggi (hingga 130°C) dan fleksibilitas yang superior. Material ini sangat cocok untuk tutup flip-top, jar krim, kemasan hot-fill, dan komponen yang memerlukan engsel hidup (living hinge). PP juga aman untuk microwave dan memiliki ketahanan kimia yang baik.

Sebagai produsen kemasan kosmetik berpengalaman, Dermapack menyediakan kedua material ini dalam berbagai bentuk dan ukuran. Artikel ini akan membantu Anda memahami kapan menggunakan PET dan kapan PP adalah pilihan yang lebih tepat.

Tabel Perbandingan PET vs PP

Kriteria PET PP
Transparansi Sangat Tinggi (Jernih) Sedang (Semi-transparan)
Ketahanan Panas Rendah (Maks 70°C) Tinggi (Maks 130°C)
Ketahanan Kimia Baik (Moderat) Sangat Baik
Fleksibilitas Kaku (Rigid) Fleksibel (Living Hinge)
Biaya Sedang - Tinggi Lebih Ekonomis
Daur Ulang #1 PETE - Sangat Tinggi #5 PP - Meningkat
Barrier (Gas/Uap Air) Sangat Baik Baik
Aplikasi Utama Serum, toner, kemasan jernih Tutup flip-top, jar krim, hot-fill, closure

Kapan Menggunakan Kemasan PET?

Kemasan PET adalah pilihan terbaik ketika transparansi dan tampilan visual produk menjadi prioritas. Berikut situasi di mana PET lebih unggul dibandingkan PP:

  • Serum dan toner: Kejernihan PET yang menyerupai kaca memungkinkan konsumen melihat warna, tekstur, dan kualitas produk secara langsung, meningkatkan daya tarik di rak display.
  • Kemasan premium transparan: PET memberikan kesan mewah tanpa bobot kaca, cocok untuk brand skincare kelas menengah hingga atas yang ingin menampilkan formulasi produk.
  • Produk dengan shelf life panjang: Sifat barrier PET yang superior terhadap oksigen dan CO2 menjaga stabilitas formulasi aktif lebih lama dibandingkan PP.
  • Brand eco-conscious: Dengan kode daur ulang #1, PET memiliki infrastruktur daur ulang paling luas di dunia, mendukung klaim sustainability brand Anda.

Kapan Menggunakan Kemasan PP?

Kemasan PP (Polypropylene) menjadi pilihan ideal ketika ketahanan panas, fleksibilitas, dan fungsionalitas mekanis lebih penting. Berikut situasi di mana PP lebih unggul:

  • Tutup flip-top dan closure: PP memiliki kemampuan living hinge yang unik, memungkinkan pembuatan tutup yang bisa dibuka-tutup ribuan kali tanpa patah, ideal untuk botol sampo dan lotion.
  • Kemasan hot-fill: Dengan ketahanan panas hingga 130°C, PP cocok untuk produk yang diisi dalam suhu tinggi seperti wax, balm, dan produk yang memerlukan sterilisasi.
  • Jar krim dan compact: PP menawarkan dinding tebal yang kokoh dan permukaan halus, ideal untuk jar krim wajah, body butter, dan kemasan compact kosmetik.
  • Budget-conscious: PP umumnya lebih ekonomis dibandingkan PET, memberikan nilai terbaik untuk komponen kemasan seperti tutup, inner cup, dan spatula.

PET vs PP: Sifat Teknis & Pertimbangan Lingkungan

Dari segi teknis, PET memiliki densitas 1.38 g/cm³ sedangkan PP lebih ringan dengan densitas 0.90-0.91 g/cm³, menjadikan PP salah satu plastik komersial paling ringan. PP juga memiliki titik leleh yang lebih tinggi (160-170°C) dibandingkan PET (250-260°C), namun suhu operasional PP yang aman (hingga 130°C) jauh melampaui PET (70°C).

Dari perspektif lingkungan, PET (kode daur ulang #1) memiliki tingkat daur ulang tertinggi di antara semua plastik, dengan infrastruktur pengumpulan dan pemrosesan yang sudah mapan di banyak negara. rPET (recycled PET) banyak digunakan untuk kemasan baru dan serat tekstil.

PP (kode daur ulang #5) secara historis memiliki tingkat daur ulang yang lebih rendah, namun terus meningkat seiring perkembangan teknologi sorting dan recycling. Keunggulan PP adalah ketahanannya yang tinggi terhadap degradasi selama proses daur ulang, memungkinkan material ini didaur ulang berulang kali.

Di Dermapack, kami mendukung brand dalam memilih material yang paling sesuai dengan kebutuhan teknis produk sekaligus target sustainability. Kami menyediakan opsi PCR (Post-Consumer Recycled) dan konsultasi material gratis untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat.

FAQ: PET vs PP (Polypropylene)

Apa perbedaan utama antara botol PET dan PP?

Perbedaan utama PET dan PP terletak pada transparansi dan ketahanan panas. PET memiliki transparansi sangat tinggi (jernih seperti kaca) dan ideal untuk kemasan yang memerlukan visibilitas isi. PP memiliki ketahanan panas jauh lebih tinggi (hingga 130°C) dan fleksibilitas yang lebih baik, menjadikannya ideal untuk tutup flip-top, kemasan hot-fill, dan produk yang memerlukan engsel hidup (living hinge).

Apakah PP lebih tahan panas daripada PET?

Ya, PP jauh lebih tahan panas dibandingkan PET. PP dapat menahan suhu hingga 130°C dan aman untuk microwave, sedangkan PET hanya tahan hingga sekitar 70°C. Karena itu, PP menjadi pilihan utama untuk kemasan hot-fill seperti produk yang diisi dalam keadaan panas, serta tutup dan closure yang memerlukan sterilisasi.

Mana yang lebih cocok untuk kemasan serum, PET atau PP?

Untuk kemasan serum, PET adalah pilihan yang lebih baik karena transparansinya yang tinggi memungkinkan konsumen melihat warna dan tekstur produk. PET juga memiliki sifat barrier yang lebih baik terhadap gas dan kelembapan, menjaga kualitas formulasi serum lebih lama. PP lebih cocok digunakan sebagai tutup atau cap dari botol serum.

Apakah PET dan PP bisa didaur ulang?

Ya, keduanya bisa didaur ulang. PET termasuk plastik #1 (PETE) dan merupakan salah satu plastik paling banyak didaur ulang di dunia. PP termasuk plastik #5 dan tingkat daur ulangnya terus meningkat seiring perkembangan teknologi daur ulang. Dermapack menyediakan opsi PCR (Post-Consumer Recycled) untuk mendukung brand yang mengutamakan sustainability.

Butuh Konsultasi Pemilihan Material PET atau PP?

Tim ahli Dermapack siap membantu Anda memilih material kemasan terbaik. Dapatkan sampel gratis dan penawaran harga langsung.

Butuh Kemasan Kaca?

Kunjungi Pharmaglass, mitra kemasan kaca kami untuk farmasi, minuman, dan kosmetik.

Kunjungi Sekarang →