Skip to main content
January 26, 2026 6 min read Dermapack

Cleanroom Manufacturing: Standar Kebersihan Produksi Kemasan

Cleanroom manufacturing merupakan standar wajib dalam produksi kemasan farmasi untuk memastikan kualitas dan keamanan produk. Artikel ini membahas secara lengkap tentang standar kebersihan, teknologi produksi, dan implementasi cleanroom dalam industri packaging.

Cleanroom Manufacturing: Standar Kebersihan Produksi Kemasan

Cleanroom Manufacturing: Standar Kebersihan Produksi Kemasan Farmasi

Dalam industri farmasi dan healthcare, kualitas kemasan tidak hanya berkaitan dengan fungsi proteksi, tetapi juga dengan aspek keamanan dan sterilitas yang sangat ketat. Cleanroom manufacturing telah menjadi standar emas dalam produksi kemasan farmasi, memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi kriteria pharmaceutical grade dengan tingkat kontaminasi minimal.

Standar kebersihan dalam produksi kemasan farmasi bukan sekadar opsi, melainkan keharusan yang diatur ketat oleh berbagai badan regulasi internasional. Dari botol pump untuk obat cair hingga wadah tablet, setiap kemasan harus diproduksi dalam lingkungan yang terkontrol dengan presisi tinggi.

Pengertian dan Prinsip Dasar Cleanroom Manufacturing

Cleanroom manufacturing adalah sistem produksi yang dilakukan dalam ruangan dengan tingkat kebersihan terkontrol, di mana jumlah partikel kontaminan di udara, suhu, kelembaban, dan tekanan udara diatur sesuai standar internasional. Dalam konteks produksi kemasan farmasi, cleanroom berfungsi sebagai barrier utama terhadap kontaminasi mikroorganisme, debu, dan partikel asing lainnya.

Prinsip dasar cleanroom manufacturing meliputi:

  • Kontrol aliran udara dengan sistem HEPA filtering
  • Pengaturan tekanan udara positif
  • Monitoring kontinyu terhadap partikel dan mikroorganisme
  • Protokol ketat untuk akses personel dan material
  • Validasi berkala terhadap sistem dan peralatan

Untuk produksi botol HDPE pharmaceutical grade, misalnya, setiap tahap mulai dari injection molding hingga assembly harus dilakukan dalam lingkungan cleanroom yang sesuai dengan klasifikasi yang ditetapkan.

Klasifikasi Cleanroom untuk Sterile Manufacturing

Standar internasional ISO 14644 membagi cleanroom ke dalam berbagai kelas berdasarkan jumlah maksimal partikel per meter kubik udara. Untuk sterile manufacturing kemasan farmasi, klasifikasi yang umum digunakan adalah:

Grade A (ISO Class 5)

Merupakan zona dengan tingkat kebersihan tertinggi, digunakan untuk proses kritis seperti filling dan sealing. Maksimal 3.520 partikel ≥0,5 μm per meter kubik. Area ini umumnya digunakan untuk produksi kemasan steril seperti vial dan ampul.

Grade B (ISO Class 5-7)

Zona latar belakang untuk Grade A dalam operasi aseptik. Digunakan untuk preparation area dan proses assembly komponen kemasan yang akan bersentuhan langsung dengan produk farmasi.

Grade C (ISO Class 7)

Area untuk proses manufakturing yang kurang kritis, seperti produksi komponen kemasan yang tidak bersentuhan langsung dengan produk steril. Cocok untuk produksi botol spray dan closure systems.

Grade D (ISO Class 8)

Area dengan persyaratan kebersihan minimal untuk cleanroom, biasanya untuk storage material dan proses packaging sekunder.

Teknologi dan Sistem Clean Production

Implementasi clean production dalam manufakturing kemasan farmasi memerlukan integrasi berbagai teknologi canggih:

Sistem HVAC (Heating, Ventilation, Air Conditioning)

Sistem HVAC merupakan jantung dari cleanroom manufacturing. Dilengkapi dengan HEPA filter efisiensi 99,97% untuk partikel ≥0,3 μm, sistem ini memastikan kualitas udara yang konsisten. Air change rate minimal 20 kali per jam untuk Grade C dan 30 kali per jam untuk Grade A/B.

Monitoring dan Control System

Sistem monitoring real-time menggunakan particle counter, viable air sampler, dan environmental sensors untuk memantau:

  • Jumlah partikel non-viable dan viable
  • Suhu dan kelembaban relatif
  • Differential pressure antar ruangan
  • Airflow velocity dan pattern

Material dan Surface Treatment

Semua material dalam cleanroom harus memiliki karakteristik low-particle generation dan easy-to-clean. Dinding, lantai, dan ceiling menggunakan material non-porous dengan surface finish yang halus. Equipment dan tooling untuk injection molding juga harus memenuhi hygiene standard yang ketat.

Dalam produksi kemasan farmasi, pemilihan desain dasar wadah juga penting. Misalnya, apa nama desain dasar botol yang berbentuk cekung dan lebih tebal? Desain tersebut dikenal dengan istilah "panelled design" yang memberikan strength tambahan dan mengurangi risk deformasi.

Hygiene Standard dan Protokol Operasional

Penerapan hygiene standard dalam cleanroom manufacturing melibatkan protokol operasional yang sangat detail:

Personnel Hygiene Protocol

Setiap personel yang memasuki cleanroom harus mengikuti prosedur gowning yang ketat:

  • Hand washing dan disinfection
  • Penggunaan sterile cleanroom garments
  • Validation mikrobiologi berkala untuk personnel
  • Training khusus aseptic technique

Equipment dan Tool Sanitization

Semua equipment produksi harus melalui proses cleaning dan sanitization menggunakan validated cleaning agents. Untuk mold injection dan blow molding equipment, proses cleaning-in-place (CIP) dan sterilization-in-place (SIP) menjadi standar wajib.

Material Transfer Protocol

Transfer material ke dalam cleanroom menggunakan sistem pass-through dengan surface disinfection. Raw material seperti resin untuk botol plastik harus melalui quarantine dan testing sebelum digunakan dalam produksi.

Quality Assurance dalam Cleanroom Packaging

Sistem quality assurance dalam cleanroom packaging mencakup multiple layer control:

Environmental Monitoring Program

Program monitoring kontinyu yang mencakup:

  • Viable dan non-viable particle monitoring
  • Surface dan personnel monitoring
  • Water system monitoring untuk cleaning
  • Compressed air quality monitoring

Product Testing dan Validation

Setiap batch produk kemasan harus melalui testing komprehensif meliputi:

  • Sterility testing untuk kemasan steril
  • Container closure integrity testing
  • Extractable dan leachable analysis
  • Microbial limit testing

Untuk produk seperti botol pompa atau share in jar adalah kemasan yang memerlukan testing khusus compatibility dengan berbagai formulasi farmasi.

Documentation dan Traceability

Sistem dokumentasi elektronik dengan full traceability dari raw material hingga finished product. Batch record digital memungkinkan real-time monitoring dan rapid response terhadap deviation yang terjadi.

Implementasi Cleanroom Manufacturing di Indonesia

Industri kemasan farmasi Indonesia menghadapi tantangan khusus dalam implementasi cleanroom manufacturing:

Regulatory Compliance

BPOM sebagai regulator utama telah mengeluarkan pedoman CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) yang mengadopsi standar internasional. Manufacturer kemasan seperti Dermapack harus memastikan compliance dengan regulasi lokal dan internasional untuk market export.

Climate Challenges

Iklim tropis Indonesia dengan humidity tinggi memerlukan sistem HVAC yang lebih robust untuk memaintain kondisi cleanroom yang stabil. Investment dalam dehumidification system dan corrosion-resistant equipment menjadi essential.

Skilled Workforce Development

Pengembangan SDM dengan expertise cleanroom operation memerlukan training intensif dan sertifikasi internasional. Dermapack telah menginvestasikan significant resource dalam sertifikasi ISO dan training program untuk memastikan competency tim produksi.

Teknologi Masa Depan dalam Clean Manufacturing

Evolusi teknologi terus mendorong inovasi dalam cleanroom manufacturing:

Automation dan Robotics

Implementasi robotic system mengurangi human intervention dalam proses produksi, menurunkan risk kontaminasi. Automated inspection system dengan AI-powered vision dapat mendeteksi defect dengan accuracy tinggi.

Continuous Manufacturing

Shift dari batch processing ke continuous manufacturing memberikan konsistensi kualitas yang lebih baik dan efficiency yang tinggi. Sistem ini particularly beneficial untuk high-volume production seperti untuk brand dengan demand tinggi.

Advanced Materials

Development material packaging dengan antimicrobial properties dan enhanced barrier characteristics memberikan protection tambahan terhadap kontaminasi. Smart packaging dengan integrated sensors juga mulai dikembangkan untuk real-time monitoring kondisi produk.

Kesimpulan

Cleanroom manufacturing represents the gold standard dalam produksi kemasan farmasi, memastikan setiap produk memenuhi pharmaceutical grade quality requirements. Implementasi successful memerlukan investment significant dalam infrastructure, technology, dan human resources, namun memberikan competitive advantage yang substantial dalam market yang increasingly demanding.

Untuk manufacturer kemasan di Indonesia, adoption cleanroom manufacturing bukan hanya tentang compliance regulasi, tetapi juga strategic investment untuk future growth. Dengan proper implementation sterile manufacturing processes dan continuous improvement dalam hygiene standard, industri kemasan farmasi Indonesia dapat bersaing di pasar global.

Dermapack sebagai leading manufacturer kemasan farmasi di Indonesia telah berkomitmen dalam implementasi cleanroom manufacturing dengan investment berkelanjutan dalam technology dan quality system. Dengan kapasitas produksi hingga 15 juta unit per bulan dan facility yang memenuhi international standard, kami siap mendukung kebutuhan kemasan farmasi berkualitas tinggi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang cleanroom manufacturing capabilities dan pharmaceutical packaging solutions, hubungi kami untuk konsultasi dengan tim ahli kami.

Share this article

Continue Reading

Discover more articles about cosmetic, pharmaceutical, and personal care packaging.

Ready to Discuss Your Packaging Needs?

Our team is ready to help you find the perfect packaging for your products.

Contact Us